Ribuan Massa Aksi PKS Jatim Menolak Dijadikannya Yerusalem sebagai Ibukota Israel

0

Ribuan Massa Aksi PKS Jatim Menolak Dijadikannya Yerusalem sebagai Ibukota Israel

SURABAYA (8/12) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menolak dijadikannya Yerusalem sebagai ibukota bagi Israel dan mengecam  Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengeluarkan pernyataan akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Aksi penolakan tersebut digelar PKS Jatim pada Jum’at 8 Desember 2017 di depan Konsulat Jenderal AS di kawasan Citraland Surabaya, dan diikuti oleh 2000 kader dan masyarakat dari Surabaya dan sekitarnya.

Aksi dimulai usai melaksanakan sholat Jum’at di Masjid BaiturRozaq Citraland dengan melakukan longmarch ke Konjen AS.
Sepanjang longmarch, massa meneriakkan yel-yel kecaman kepada AS dan yel-yel dukungan bagi kemerdekaan Palestina.

Sesampai di Konjen AS, massa mulai mengatur barisan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu mengibarkan bendera Merah Putih.

Selanjutnya aksi dilanjutkan dengan orasi dari Ketua Gema Keadilan Muhammad Ishom, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jatim H. Muhammad Sirot, S.Ag. dan Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Jatim KH. Farid Dhofir, Lc, MA.

Aksi juga diselingi dengan pembacaan puisi dan happening art berupa pelemparan bola ke wajah Perdana Menteri Israel dan Presiden AS Donald Trump.

Sebelum diakhiri, Ketua Umum DPW PKS Jatim Arif Hari Setiawan memberikan orasi dan pernyataan sikap. “Pemindahan ibukota Israel ke Yerusalem adalah melanggar hukum internasional, melanggar resolusi PBB, merusak perdamaian dan menghalangi kemerdekaan Palestina,” ujar Arif.

“Karena itu, PKS Jatim meminta Pemerintah AS membatalkan pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel dan mendesak Pemerintah RI untuk lebih berperan aktif dalam upaya mewujudkan kemerdekaan Palestina,” lanjut Arif.

Berikutnya Arif juga menyampaikan bahwa aksi ini adalah bagian dari upaya memerdekakan bangsa Palestina dan menciptakan perdamaian dunia sebagaimana termaktub dalam cita-cita bangsa Indonesia di Pembukaan UUD ’45.

Aksi ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPTW PKS Jatim, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para Anggota DPRD dari PKS. Aksi berlangsung hingga menjelang waktu sholat Ashar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.