Release Perkembangan Situasi Bencana Alam Banjir Dan Bencana Alam Tanah Longsor Pacitan

0

*Press Release*
*Hari Kamis 30 Nopember 2017 Pukul 18.00 WIB*

*Perkembangan Situasi Bencana Alam Banjir Dan Bencana Alam Tanah Longsor Wilayah Kab. Pacitan*

A. Untuk perkembangan situasi sbb:
1. Kondisi cuaca di Wil. Kab. Pacitan hari Kamis tgl 30 Nopember 2017 sampai dg pkl 16.30 pada umumnya berawan/cerah.
2. Untuk genangan air yang terdapat di beberapa Wilayah Kab. Pacitan yang terkena dampak bencana alam banjir sudah mengalami penyusutan debit air.
3. Untuk kondisi air di beberapa Sungai yang ada di Wil Kab. Pct pada umumnya sudah mengalami penurunan debit air.
4. Adanya kerusakan yg terdapat dibeberapa fasilitas perkantoran, fasilitas Pendidikan, perumahan warga, akses jalan, jembatan gantung, tanggul jebol dan tanah amblas sampai sekarang belum ada perbaikan.
5. Adanya beberapa Fasilitas penerangan, telekomunikasi dan instalasi air bersih sedang dilakukan perbaikan oleh pihak terkait namun secara umum belum berfungsi seluruhnya.
6. Warga pengungsi ada sebagian yang bertahan di Posko pengungsian juga ada yg sudah kembali ke rumah, namun pada umumnya warga tetap memerlukan bantuan Logistik.
7. Untuk perkembangan jumlah Korban personel :
a. Korban bencana alam banjir:
1) Bu Sobikin/ Maryati, Umur 55 Tahun, Ds. Kayen, Kec. Pacitan (meninggal dunia, karena terseret arus air dan korban diketemukan).
2) Bp. Mislan, umur 56 Tahun, Dsn. Suruhan Ds. Sirnoboyo Kec/ Kab. Pacitan (meninggal dunia, karena terseret arus air dan korban diketemukan).
3) Mujiono, Alamat Ds. Sukoharjo, Kec. Pacitan (meninggal dunia, karena terseret arus air dan korban diketemukan).
4) Sdr. Amri Suhastomo, 20 Tahun, Alamat Ds. Bangunsari, Kel. Pacitan, Kec. Pacitan (korban tenggelam terseret arus air dan sdh diketemukan)
5) Sdr. Eko Sulaksono, umur 34 Tahun, alamat Kec. Wlingi Kab. Blitar (korban tenggelam terseret arus air dan sdh ditemukan).
b. Korban bencana alam tanah longsor meninggal dunia krn tertimbun tanah longsor :
1) Ibu Temu, umur 57 Tahun, Alamat Dsn Blimbing Rt 02 Rw 07 Ds. klesem, Kec. Kebonagung (Korban sdh diketemukan).
2) Fitri Ayu, umur 3 Tahun, Alamat Dsn Blimbing Rt 02 Rw 07 Ds. klesem, Kec. Kebonagung (Korban sdh diketemukan).
3) Ibu Siti kalimah, umur 22 Tahun, Alamat Dsn. Blimbing Rt 02 Rw 07 Ds. klesem, Kec. Kebonagung (Korban sdh diketemukan).
4) Ibu. Sutirah, umur 74 Tahun, Rt. 03 Rw. 08 Dsn. Losari Ds. Losari Kec. Tulakan (Korban sdh diketemukan).
5) Bpk Parno, 73 Tahun, Dsn. Duren Rt 03 Rw 06 Ds. klesem Kec. Kebonagung (Korban sdh diketemukan).
6) Bp. Kasih, umur 70 Tahun, Dsn. Duren Rt 03 Rw 06 Ds. klesem Kec. Kebonagung (Korban sudah diketemukan).
7) Rozak, umur 17 Tahun Dsn. Duren Rt 03 Rw 06 Ds. klesem Kec. Kebonagung (Korban Sudah diketemukan).
8) Bp. Darto, Rt 02 Rw 04 Dsn. Mujing Ds. Sanggrahan Kec. Kebonagung ( Sudah diketemukan).
9) Ibu Suginen, Alamat Dsn Ngaren Ds. Sanggrahan Kec. Kebonagung (Korban sudah diketemukan).
10) Ibu Sukesi, umur 41 Tahun, Dsn. Duren Rt 03 Rw 06 Ds. klesem Kec. Kebonagung (Korban belum diketemukan).
11) Bpk. Usup, umur 61 tahun, alamat Dsn. Wawaran Rt 05 Rw 13 Ds. Sidomulyo Kec. Kebonagung (Korban belum diketemukan).
12) Ibu Inem, umur 60 Tahun, Dsn. Wawaran Rt 05 Rw 13 Ds. Sidomulyo Kec. Kebonagung (Korban belum diketemukan).
13) Mbah Tirto, umur 70 Tahun, alamat Rt 3 Rw 13 Dsn. Gemah Ds. Ketro Kec. Kebonagung (belum diketemukan).
14) Mbah Sipon, umur 65 Tahun, alamat Rt 3 Rw 13 Dsn. Gemah Ds. Ketro Kec. Kebonagung (belum diketemukan).

B. Alat dan prasarana Tim evakuasi sbb :
1. Yonif 511 : 6 Truck MPS.
2. Korem 081 : 3 Truck dan 1 Ambulan.
3. Perhutani : 1 buah Cainso (gergaji potong).
4. PMI : 2 perahu karet, 2 Ambulans, 3 R4 Strada, 10 kantong mayat.
5. SAR FKM Solo : 2 Cainso, 2 Alkom, 6 pelampung.
6. Basnas tanggap bencana : 1 Alkom, 1 perahu karet, 1 genset, 2 mobil Strada, 1 Ambulans, 1 dapur umum + Tangki air.
7. SAR MTA : 3 unit LCR, 3 Cainso, 1 Alkom.
8. ACT Jatim : 2 perahu karet, 1 perahu mesin.
9. MDMC Muhamadiyah : 2 perahu karet, 1 Cainso.
10. Gabungan Polda Jatim : 3 ekor Anjing pelacak.
11. Kodim 0801 Pacitan : 2 Unit Beko, 1 unit Strada, 1 unit trus NPS, 3 unit tenda Pleton.

C. Posko Pengungsian sbb:
1. Gedung karya darma Pemkab Pacitan jumlah pengungsi : 497 orang.
2. Mesjid Sirnoboyo lingkungan krajan kidul Ds. Sirnoboyo jumlah pengungsi : 51 orang.
3. Balai Desa Cangkring Kec. Ngadirojo jumlah pengungsi : 32 orang.
4. Gedung Dakwah Muhammadyah jumlah pengungsi : 51 orang.
5. Balai Desa Sumber Harjo Kec. Pacitan jumlah pengungsi : 32 orang.
6. Balai Desa Bangunsari Kec. Pacitan jumlah pengungsi : 16 orang.
7. MI Al Huda : 150 orang
8. Balai Desa Sidomulyo Kec. Kebonagung : 1050 orang
(Jumlah pengungsi semuanya: 1.879 Orang).

D. Adapun Relawan sebagai berikut :
1. Kodim 0801 jumlah : 280 orang
2. Polres Pacitan + BKO Polda Jatim + Polres Jajaran jumlah : 265 orang
3. BPBD Pacitan jumlah : 30 orang
4. Tim Relawan jumlah : 150 orang.
5. Kesehatan jumlah : 20 orang
6. Batalyon 511 jumlah : 135 orang
7. Korem 081/Dsj jumlah : 70 orang
8. Perhutani jumlah : 16 orang
9. PMI gabungan jumlah : 37 orang
10. Basarnas jumlah : 35 orang
11. BAZNAS Tanggap Bencana Bencania jumlah 12 orang
12. SAR Fkm Sold jumlah : 6 orang
13. MTA SAR jumlah : 25 orang
14. LMI jumlah : 10 orang
15. C8 Custom Pacitan jumlah 10 orang
16. ACT jumlah : 16 orang
17. BPBD Magetan jumlah : 7 orang.
18. Jumlah keseluruhan: 1174 Orang.

E. Langkah2 yang dilakukan sbb:
1. SKTD (Satuan Komando Tanggap Darurat) penanggulangan bencana alam
2. melaksanakan gelar Pasukan.
3. SKTD (Satuan Komando Tanggap Darurat) penanggulangan bencana alam tetap melanjutkan pencarian korban, baik yang belum diketemukan maupun warga yang belum mengungsi di Wilayah yang terkena dampak bencana alam banjir maupun tanah longsor untuk diungsikan di tempat yg aman.
4. Memaksimalkan beberapa Fasilitas penerangan, telekomunikasi dan instalasi air bersih.
5. Memaksimalkan pendistribusian logistik ke tempat titik pengungsian maupun ke tempat warga yg masih bertahan di lokasi yg terdampak bencana alam.
6. Menginventarisir dan mendata kerugian2 baik personel maupun materiil yg terdampak bencana alam.
7. SKTD (Satuan Komando Tanggap Darurat) penanggulangan bencana alam melaksanakan pengerahan personel menuju tempat daerah bencana, memonitor, mendata dan membantu proses evakuasi.
8. SKTD (Satuan Komando Tanggap Darurat) penanggulangan bencana alam lmenginfentarisir bantuan personel perkuatan Satgas Korem 081/ Dsj serta menempatkan personel satgas di Wilayah yang terkena dampak bencana alam.
9. Melaporkan kejadian bencana alam ke Ko Atas.

F. Sampai saat ini SKTD (Satuan Komando Tanggap Darurat) penanggulanan bencana alam tanah Banjir dan bencana alam tanah longsor di wilayah Kab. Pacitan masih bisa diatasi oleh Pemda Kab. Pacitan.

*MEDIA CENTER POSKO DARURAT KABUPATEN PACITAN*
via *PUSDALOPS PB BPBD JAWA TIMUR*

Leave A Reply

Your email address will not be published.