Kadinkes Mojokerto Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Jawa Timur dr Sujatmiko dinyatakan positif Corona. Ada pesan yang bisa diambil pelajaran untuk masyarakat.

Dr Sujatmiko tak menyangka dirinya bakal terjangkit virus Corona. Karena selama ini dia merasa baik-baik saja. Sehingga dia menyebut dirinya OTG setelah tes swab menunjukkan hasil positif.

“Justru saya ingin membuktikan bahwa orang yang sehat belum tentu tidak positif (Corona),” kata dr Sujatmiko saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/4/2020).

Oleh sebab itu, dr Sujatmiko meminta masyarakat selalu menjaga diri masing-masing karena Kabupaten Mojokerto telah ditetapkan sebagai zona merah COVID-19. Terlebih lagi adanya fenomena OTG yang bisa menjadi penular virus Corona tanpa terdeteksi.

“Makanya perlu ke manapun memakai masker. Karena ini daerah wabah,” terangnya.

Sejak rapid test menunjukkan hasil positif, Selasa (14/4), dr Sujatmiko mengaku sudah mengisolasi diri di rumahnya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar ini hanya tinggal berdua dengan istrinya di rumah tersebut.

“Saya minum vitamin saja karena belum ada obatnya,” ujarnya.

Setelah dinyatakan positif COVID-19, dr Sujatmiko menjalani tes swab kedua di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto sore tadi. Sampel lendir darinya langsung dikirim ke Surabaya.

“Masih menunggu hasilnya, mudah-mudahan negatif,” tandasnya.

Dr Sujatmiko menjadi pasien positif Corona kelima di Kabupaten Mojokerto. Sore tadi petugas medis mengevakuasi pria 50 tahun dan perempuan 48 tahun sebagai pasien ketiga dan keempat. Pasangan suami istri asal Kecamatan Jetis itu saat ini diisolasi di RSUD Prof Dr Soekandar.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas sebagai perawat di RSUD Prof Dr Soekandar menjadi pasien positif Corona kedua di Bumi Majapahit. Perempuan 39 tahun asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto itu diduga terinfeksi COVID-19 dari klaster pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di asrama haji Sukolilo, Surabaya 9-18 Maret 2020.

Sementara pasien pertama positif COVID-19 yakni ibu rumah tangga asal Kecamatan Kemlagi. Perempuan 36 tahun itu disebut terinfeksi virus Corona di Sidoarjo. Karena selama ini dia tinggal bersama anak dan suaminya di Sidoarjo.

 

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *