Belajar Bertani dan Pengurangan Sampah di Ciracas

Puluhan anak yatim dari Rumah Belajar Yatim (RBY) binaan Yayasan Tunas Muda Care (T-Care) mengikuti program edukasi bertani dan pengolahan sampah di Paguyuban Restu Bumi Ciracas, Jakarta Timur.

Kegiatan ini memperingati Hari Pohon Sedunia setiap tanggal 21 November.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, sambil bermain mereka belajar dan praktik menanam pohon, menandur padi di sawah, merawat tanaman palawija, dan menanam dengan hidroponik.

“Mereka juga diperkenalkan dengan biokonversi maggot lalat tentara hitam sebagai pengurai sampah organik sekaligus memberi makan ikan dengan maggot,” ungkap Andono, Minggu (22/11).

Andono menjelaskan, Padepokan Restu Bumi yang berlokasi di Komplek Dinas Lingkungan Hidup Ciracas ini merupakan pusat pendidikan lingkungan terpadu yang mengintegrasikan pengurangan sampah di sumber dan pertanian perkotaan (urban farming) dengan menerapkan siklus circular economy.

Dia menambahkan, anak-anak dapat bermain tanpa takut kotor belepotan lumpur. Anak-anak juga dikenalkan dengan perjalanan benih padi menjadi sepiring nasi dengan cara yang sederhana. .

Belajar Bertani dan Pengurangan Sampah

Belajar Bertani dan Pengurangan Sampah

“Anak-anak perlu dikenalkan aktivitas peduli lingkungan dan bijak mengelola sampah sedari kecil maka itu mereka bermain dengan maggot di sini. Belajar di luar kelas semacam ini menjadi cara yang efektif mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan,” tandas Andono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *