Siswi Asal Gresik Berhasil Membuat Obat Kumur dari Daun Kelor

Siswi Asal Gresik Berhasil Membuat Obat Kumur dari Daun Kelor

Proses belajar secara daring atau via online imbas adanya pandemi Covid-19 tidak menghalangi kreativitas serta berinovasi. Seperti yang dilakukan tiga siswi asal SMA Muhammadiyah 10 Gresik GKB (SMAMIO).

Ketiga siswi tersebut, yakni Amalia Dwi Berliyanti (17) dan Auliyah Nabilah Syaban (17). Keduanya siswi kelas XII dan Arina Felisia Rahma (16) kelas XI, mampu berinovasi menciptakan obat kumur alami dari daun kelor.

Dari inovasi tersebut, ketiga siswi itu mampu menorehkan prestasi menjadi juara nasional serta menjadi juara dua tingkat internasional yang diikuti 12 negara.

Menurut Amalia Dwi Berliyanti, ide membuat obat kumur dari daun kelor, berawal di sekitar lingkungan sekolahnya banyak tumbuh daun kelor. Daun tersebut mudah tumbuh dimana-dimana. Sehingga, ada inovasi bagaimana memanfaatkan daun kelor itu.

Setelah dipelajari melalui jurnal dan buku ilmiah, ternyata daun kelor mempunyai aktifitas anti bakteri, dan bagus untuk obat kumur. “Dari inovasi itu, kami bertiga membuat daun kelor sebagai obat kumur. Sebab, secara alami bisa mencegah timbulnya bakteri pada karies gigi,” ujarnya, Senin (21/09/2020).

Obat kumur alamiah ini, lanjut Amalia, berbeda dengan obat kumur yang dijual di pasaran. Bedanya kalau obat kumur di pasaran memakai bahan kimia dan bahaya jika tertelan. Sementara yang terbuat daun kelor aman karena alami. “Kendalanya di tengah pandemi Covid-19, butuh waktu lama ditambah lagi saat melakukan terbatas karena harus mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Kepala Sekolah (Kasek) SMA Muhammadiyah 10 Isa Iskandar mengatakan, inovasi yang diciptakan ketiga siswinya ini akan segera ditindaklanjut berkolaborasi dengan berbagai kampus yang selama ini telah melakukan MoU. “Melalui kolaborasi itu, kedepan bagaimana meningkatkan produksi serta menjadi produksi massal,” katanya.

Mengenai metode belajar ditengah pandemi Covid-19 kata Isa Iskandar, dirinya mengajak siswa dan siswinya tetap berkreatifitas dan bagaimana merespon lingkungan di sekitar menjadi penting. “Lewat kreatifitas akhirnya muncul inovasi menciptakan obat kumur alami dari daun kelor,” tandasnya.

Sumber BeritaJatim

Comments (0)
Add Comment